5.1 Peran Kader bagi Pasien Kanker Payudara
Peran utama Bunda Kader dalam mendukung pasien kanker payudara meliputi:
Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE)
Bunda Kader berperan dalam membantu memberikan KIE kepada masyarakat mengenai kanker payudara. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan antara lain:
-
Memberikan informasi terkait kanker payudara termasuk kebutuhan skrining kanker payudara bagi masyarakat umum.
-
Mengajarkan teknik SADARI (Periksa Payudara Sendiri) kepada perempuan/remaja di komunitas dan menganjurkan SADANIS bila perlu.
-
Membantu menghilangkan stigma terkait kanker payudara serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya mengakses pengobatan medis sejak dini untuk penyakit kanker payudara.
Berikut beberapa contoh stigma kanker payudara yang sering terjadi di masyarakat.
Stigma:
Kanker payudara adalah hukuman
Fakta:
Kanker terjadi karena perkembangan sel yang abnormal dalam tubuh
Stigma:
Kanker adalah penyakit mematikan
Fakta:
Kanker yang ditemukan sejak dini dan ditangani dengan baik, akan memiliki harapan hidup yang lebih tinggi
Stigma:
Kanker payudara hanya bisa terjadi pada usia tua saja
Fakta:
Risiko kanker payudara meningkat dengan pertambahan usia, namun tetap akan bisa terjadi di semua rentang usia
Stigma:
Kanker payudara jangan dioperasi, malah akan menyebar
Fakta:
Penyebaran terjadi apabila kanker payudara tidak ditangani dengan baik
Mendukung kegiatan skrining dan deteksi dini
Sebagai garda terdepan di masyarakat, Bunda Kader dapat membantu deteksi dini kanker payudara dengan cara melakukan SADARI dan merujuk ke puskesmas untuk melakukan SADANIS jika berisiko. Bunda Kader dapat mengakses program pemerintah mengenai program SADARI dan SADANIS serta informasi tentang mamografi di puskesmas terdekat secara teratur.
Memfasilitasi akses terhadap perawatan
Bunda Kader berperan sebagai penghubung antara pasien dan layanan kesehatan. Dalam hal ini, tugas Bunda Kader meliputi:
-
Membantu pasien dalam mengakses layanan kesehatan yang diperlukan, seperti puskesmas, klinik, atau rumah sakit rujukan.
-
Mengurangi hambatan yang dihadapi pasien, seperti ketidaktahuan akan prosedur administrasi atau keterbatasan transportasi.
-
Menyediakan informasi tentang program bantuan atau subsidi bagi pasien yang membutuhkan.
Menjadi pendamping dan advokat bagi pasien dan keluarganya
Perjalanan penyakit kanker payudara akan berjalan lama dan banyak keputusan yang harus dibuat terkait dengan pilihan pengobatan dan perawatan pasien. Pasien dan keluarga membutuhkan teman dalam proses diskusi. Bunda Kader dapat berperan sebagai advokat yang membantu untuk memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan yang tepat dan tidak mengalami diskriminasi dalam layanan kesehatan. Peran advokasi ini meliputi:
-
Mendukung hak-hak pasien dalam mendapatkan akses ke layanan kesehatan yang optimal.
-
Membantu keluarga dalam memahami kondisi pasien serta mengurangi kecemasan mereka.
-
Membantu berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan terbaik.